Menyembuhkan Sakit Calicivirus puas Kucing dalam Periode 4 Perian




Januari 06, 2016



Istiana Setya Rahayu

177 Comments





Menyembuhkan Calicivirus pada Kucing intern Waktu 4 Perian








Sesuai dengan titel post aku, aku mau sharing tentang pengalamanku menyembuhkan “sang anak” yang terkena Calicivirus.

Untuk yang belum tau apa itu Calicivirus, ini penjelasan singkatnya:



Calicivirus termasuk salah satu penyebab provokasi pernafasan pada kucing. Penyakit saluran pernafasan bisa disebabkan sekawanan virus dan bakteri sama dengan Virus Feline Rhinotracheitis dan bakteri Chlamydia (waktu ini Chlamydophila). Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan pilek dan mata berair. Calicivirus dan rhinotracheitis menyebabkan sekitar 85-90% dari seluruh penyakit pernafasan sreg kucing.
Calicivirus tersebar di seluruh bumi dan dapat memperhatikan semua ras kucing. Vaksinasi telah mengurangi kejadian dan keparahan gejala klinis penyakit ini. – kucingkita.com

Nah, jadi aku mau sharing nih pengalamanku dimana sekitar 2 ahad yang lalu aku mendapat kabar berusul sang adik bahwa salah satu kucingku sedang ngilu. Dia mengatakan bahwa sakitnya parah banget setelah 24 jam sempat pupus (ngumpet di privat kondominium namun ga keluar sebanding sekali) dan menurutnya aku harus turun tangan. Aku saja memberikan instruksi kerjakan menyuapin kucingku dan mengakurkan dia dari kucing-kucing kami nan lain.




Karena khawatir, aku taajul memutuskan pulang ke rumah dan seputar jam setengah sembilan lilin batik aku sampai rumah. Sampai rumah aku langsung bentang pintu kamar dan melihat Cream sedang takut dekat tempat minumnya.




Aku pikir tak cak semau yang aneh, doang aku mengantuk sesuatu yang tidak enak. Bau sebagaimana ada iwak busuk didalam kamarku dan ternyata bau tersebut berasal dari kucingku yang remai.




Panik aku melihat dari mulutnya keluar liur yang secara terus tiada henti, belum pun engkau terlihat enggak mau menutup mulutnya. Akhirnya aku coba lakukan membeli kerambil muda bikin memasrahkan air kerambil tersebut karena mangut kucingku akan dehidrasi.




Setiap 10 menit sekali, aku suapin si Cream dengan air kelapa. Ajaibnya intern hari 2 jam pasca- secara periodik aku suapin air kelapa kedalam ucapan Cream, maka liur nan sedari tadi menitis tiba berkurang banyak dan nafas mulutnya menginjak tercium lebih segak karena wangi-wangian air kelapa.




Sekitar pukul sepotong dua malam aku mengantuk dan mengajak Cream kerjakan tidur disisiku sambil menggegam tangannya. (Peristiwa favorite aku kalo meong madya lindu, aku genggam tangannya sambil tidur hehehe)




Oh ya kondisi Cream saat itu ialah: kuping dia yang kumuh sekali dan terlihat cirit dari telinganya nan sampai keluar dan kering di seputar daun telinganya. Wajah yang lesu, perkataan bau, tidak kepingin bersantap, langlai namun lakukan bulunya masih bagus dan kinclong (ga kusut). Untuk master tubuh Cream lain dingin ataupun demam.




Pagi harinya, aku mencoba googling dan mendaras bahwa keunggulan-tera remai nan dialami Cream yaitu mendekati keburukan yang bernama Feline Calicivirus.



Ki aib ini berkembang secara cepat dan mulai-mulai. Kucing yang tadinya tampak fit bisa namun besoknya tampak lesu dan lindu.
Pertanda kucing sakit yang umum berupa bangkis (tidak sebanyak Feline Rhinotracheitis), batuk, pilek, cairan sesak dari mata dan indra. Luka (ulkus) seperti sariawan pada hidung, mulut, indra perasa atau labium yang menyebabkan kucing bukan kepingin bersantap karena kesakitan ketika mengunyah alat pencernaan. Kadang-kadang ulkus juga terjadi di sadel-sela cakar.  Demam strata, selit belit bernafas akibat radang paru-paru (pneumonia). – kucingkita.com

Aku lagi sempat membaca bahwa tingkat kematian kucing karena Calicivirus sekitar 67%, nggak ingin kehilangan Cream, aku membelakangkan buat membawanya ke dokter di pagi harinya. Belum pula memang medium banyak kasus mortalitas kucing karena virus akhir-akhir ini yang sering di share oleh teman-teman di grup facebook.




Sekeliling jam 9 pagi aku berangkat berusul rumahku menuju pet shop Kepriyayian yang berada di Bintara, Bekasi. Sesampai disana, aku bertemu medikus Kartika, kamu mengecek dan menyatakan bahwa Cream terjangkit Calicivirus. Dokter Kartika bersama-sama mengambil tindakan dengan memberikan vitamin dan obat-obatan saja tidak diberikan antibiotik karena kondisi Cream yang terbilang tidak lemas.




Dokter Kartika menjelaskan bahwa selain dihinggapi Calicivirus nan menyebabkan sariawan disekitar isit mulutnya, alat pendengar Cream pula terkena virus. Jadi Anda mengatakan bahwa Calicivirus memang menyerang serokan pernafasan seperti tenggorokan, hidung dan alat pendengar (THT).




Aku menanya apakah ada obatnya? Si dokter doang menjawab, “obatnya adalah pokok resistan tubuh ia sendiri. Makara harus diberikan asupan makanan dan vitamin agar imun tubuhnya bernas mengalahkan virus tersebut.”



Baca :   Atasan Yang Cocok Untuk Baggy Pants

Menyembuhkan Sakit Calicivirus pada Kucing
Kartu Berobat Cream dan struk pengobatannya.




Usai pengawasan, aku membeli vitamin
Virbac Nutri-gelplus (Harganya Rp. 108.000)
untuk kuberikan kepada Cream dan keempat kucingku lainnya hendaknya tidak mudah terkena linu dan kerjakan nyeri sariawan di gusinya aku belikan obat
salep kenalog
nan dapat dibeli di apotik normal.
Kenalog

(Harganya Rp. 62.000) adalah obat sariawan untuk manusia dan aman apabila tertelan baik manusia ataupun meong.





Selain itu, setiap pagi antara jam 7-9, aku mengajak Cream keluar flat kerjakan aku jemur di bawah matahari langsung selama 5-15 menit (Ini juga anjuran dari Mantri Kartika). Jangan lebih bermula jam 9, mataharinya udah nggak bagus.

Ilustrasi dari google.




Sedangkan untuk kas dapur, sementara aku berikan
a/d Hills Prescription Diet Canine/Feline Critical Care.

Sepantasnya makanan lunak lainnya sekali lagi bisa, doang aku terbiasa memberikan a/d untuk kucingku yang gempa bumi dan tidak nafsu makan.
Sekaleng a/d biasanya habis untuk 2-3 musim untuk suatu kucing.








Selama 2 periode, Cream masih belum mau makan koteng jadi aku terus menyuapinya dengan a/d dan sebelum tidur diberikan kenalog.




Aku juga rutin mengelap liur yang terus keluar dari mulutnya. Untuk meneguk, Cream masih mau meneguk sendiri bahkan cukup banyak kalo dia menengah minum.




Perian ketiga, mulut Cream sudah mulai mau mengerudungi nan menandakan bahwa sariawan di mulutnya sudah tidak nyeri jadi dia mau menyentuh mulutnya sendiri. Seperti manusia aja, kalau juga guam pasti melilit gitu dan nggak mau kesentuh.




 Aku juga udah mulai coba memberikan
whiskas tuna wet food
dan ternyata Cream telah ingin memakannya sendiri. Nggak wajib aku pejaka makan dengan suapin dia. Wah seneng banget deh rasanya!

Baca :   Download Gambar Turut Berduka Cita

Menyembuhkan Sakit Calicivirus pada Kucing
Mulai udah baikan dan posisi tidurnya mulai kembali membabi buta. lol

Menyembuhkan Sakit Calicivirus pada Kucing
Cream: “Aku dikasih taburan bunga melati supaya wangi, kata bunda sih gitu.”




Hari keempat, Cream telah mulai meraung untuk keluar kamar, mungkin bosan kali ya di kamar terus tapi aku belum membiarkannya untuk keluar kamar karena khawatir belum sembuh jumlah. Namun sariawan dibagian gusi didepannya sudah mengecil dan dandan gusi tidak biram darah lagi begitu juga mula-mula kali aku memeriksanya. (Warna stereotip gusi itu biram taruna/pink).




Hari kelima, Cream sudah aku perbolehkan keluar kamar dan dia langsung menyantap dry food yang tersedia untuk kucing aku lainnya.




Ternyata apabila kita telaten merawat kucing nan sakit, insya Allah akan diberikan akomodasi dan kesembuhan.




Oh ya, sreg hari keempat ternyata kucingku yang lainnya ada dijalari Calicivirus bahkan warna pupnya sampai ada pembawaan. Kata dokter Kartika itu terkena menceret, jadi musim minggunya aku bawa Bella ke Mahardika pet shop dan pulangnya membawa 3 obat untuk mencuru Bella. Ya lumayan sih, untuk obat nutrisi dan salep sariawannya bisa sharing dengan Cream. Alhamdulillah privat periode 4-5 musim Bella pun sembuh.




Menyembuhkan Sakit Calicivirus pada Kucing
Bella nan menengah tergulai sakit


Remedi diare Bella.





Wanti-wanti kerjakan pewarna lovers, kalau menyibuk kucing kamu dengan tanda-tanda di atas, aku anjurkan untuk segera bopong ke vet/tabib dabat terdamping. Kalau budget beliau mungil, boleh cari ke medikus hewan dengan biaya interviu + tindakan yang murah seperti mana di Aristokrasi (Kalian bisa tatap jika biayanya doang sekitar 50.000, sedangkan lakukan peminta-obatan sebagaimana vitamin dan ki mendoktrin belaka 50.000). Standar biaya konsul sih jika di vet raksasa sekeliling 100.000 tapi takdirnya bisa dapat yang murah, kenapa enggak? Calici lain virus biasa, bagaimanapun kita semua mesti saran dokter dan setelah itu mentah bersumber kitanya yang usaha dan berdoa agar meong taajul sembuh.

Baca :   Puisi Singkat Tentang Bunga