Ileng Ileng Di Alam Liar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia netral

Mangsian
Phyllanthus reticulatus


Arya-Phyllanthus reticulatus - ileng-ileng dawat - Pilangsari 2019 5.jpg

Patera dan bunga pohon mangsi (Phyllanthus reticulatus)


Arya-Phyllanthus reticulatus - ileng-ileng dawat - Pilangsari 2019 1.jpg

Biji kemaluan mangsian nan mutakadim masak

Status konservasi
Status iucn3.1 LC.svg
Risiko rendah
IUCN 168985


Taksonomi
Divisi Tracheophyta
Upadivisi Spermatophytina
Klad Angiospermae
Klad mesangiosperms
Klad eudicots
Klad core eudicots
Klad Superrosidae
Klad rosids
Klad fabids
Ordo Malpighiales
Famili Phyllanthaceae
Genus Phyllanthus
Spesies
Phyllanthus reticulatus






Poir.

Mangsian
(Phyllanthus reticulatus) adalah spesies pohon gulma yang termasuk ke dalam genus Phyllanthus.[1]
Tumbuhan ini secara lokal juga dikenal dengan nama sotong, malatinta, cumi-cumi, dan ileng-ileng.[2]
[3]
Tumbuh secara liar di pinggir sawah, kebun maupun sungai, boleh dijadikan tumbuhan pagar dan boleh pula dimanfaatkan sebagai pokok kayu hias bonsai.[4]

Kata mangsian atau dawat diambil berpokok vokabuler dalam Bahasa Jawa,
mangsi, yang berarti dawat atau dawat, karena biji kemaluan yang matang berwarna kehitam-hitaman dan cairannya mirip dengan larutan dawat.[1]
[5]
[6]

Ilmu lingkungan dan pendakyahan

[sunting
|
sunting sumber]

Pokok kayu sotong merupakan tanaman perdu yang merecup liar dengan biji pelir nan bercat ungu kehitaman nan berkali-kali bersemi di sepanjang aliran air, plong wilayah–daerah tempat pembuangan sampah, atau juga di pangan hujan angin tropis. Spesies ini bertaruk di daerah dengan ketinggian antara 800 – 2000 m dpl. Penyerantaan tanaman ini di Indonesia dekat merata, antara lain di Pulau Jawa, Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra. Selain itu, tanaman ini juga didapati di banyak negara, seperti Filipina, Sri Lanka, India, Afrika Selatan.[7]

Tanaman biji zakar mangsi yaitu semak-semak yang tumbuh tegak alias merambat dengan pangkat 1,5 sebatas 5 meter. Buahnya berbentuk bundar, diameter 5–7 mm, lunak, licin, dan berwarna kehitaman ketika matang. Tanaman biji zakar mangsi termasuk keluarga Euphorbiaceae dan genus Phyllantus.[7]

Baca :   Langit Langit Mulut Melepuh

Kepentingan

[sunting
|
sunting mata air]

Bagian nan dapat dimanfaatkan dari tumbuhan ini ialah patera dan buahnya. Daun sotong dapat digunakan bak pengasosiasi asma, batuk, demam, mencirit, dan sebagainya. Padahal, buahnya dapat dimanfaatkan sebagai tinta karena mengandung antosianin.[7]
[8]

Antosianin adalah pigmen yang dapat memberikan warna bangkang, spektakuler, dan ungu. Pigmen warna alami ini silam aman untuk digunakan karena tidak mengandung metal berat. Warna ahmar, ungu, atau spektakuler yang dimilikinya boleh berubah karena faktor guru, pH, oksigen, penambahan asam, gula dan adanya ion metal. Pada buah dan sayur, pigmen antosianin umumnya terletak pada sel-sel dekat permukaan, sehingga bisa diidentifikasi dengan mata.[7]
[8]
[9]
[10]

Budidaya

[sunting
|
sunting sendang]

Kelebihan dari buah sotong adalah arwah panen singkat, mudah dibudidaya di wilayah tropis seperti Indonesia, dapat berproduksi sejauh hari, dan harga nan relatif murah, apalagi belum dimanfaatkan secara nyata. Maka dari itu karena itu, buah mangsi dapat menjadi alternatif sumber target pewarna alami. Pohon ini bisa diperbanyak dengan memperalat nilai alias stek.[7]

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumber]

  • Stek
  • Tinta
  • Vegetatif

Galeri

[sunting
|
sunting sendang]

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b




    adminweb (2010-04-28). “EKSTRAKSI ZAT WARNA ALAMI DARI Biji zakar MANGSI (Phyllanthus reticulatus)”.
    LPPM
    . Diakses rontok
    2019-08-31
    .





  2. ^


    “Malatinta / Phyllanthus reticulatus / Potato bush : Philippine Medicinal Herbs / Philippine Alternative Medicine”.
    www.stuartxchange.com
    . Diakses tanggal
    2019-08-31
    .





  3. ^


    “Apartemen Hijau Denassa: Biji kemaluan Tinta”.
    Apartemen Yunior Denassa. Selasa, 20 Juni 2017. Diakses tanggal
    2019-08-31
    .





  4. ^


    “Mengenal Objek Bonsai Ileng-Ileng (Phyllanthus reticulatus poir) di Alam Palsu”.
    239TEAM
    . Diakses terlepas
    2019-08-31
    .





  5. ^


    “Arti kata sotong dalam kamus Jawa-Indonesia – Kamus kata.web.id”.
    kata.web.id
    . Diakses tanggal
    2019-08-31
    .





  6. ^


    “Keefektifan introduksi mangsi – Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online”.
    kbbi.kemdikbud.go.id
    . Diakses tanggal
    2019-08-31
    .




  7. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    Nugroho, Anung (2012). “taman pustaka.uns.ac.id digilib.uns.ac.id”
    (PDF).
    Amatan Eksploitasi MACAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN STEK Tanaman MANGSI Phyllanthus reticulatus Poir.




  8. ^


    a




    b




    “Anthocyanins As Food Colors | ScienceDirect”.
    www.sciencedirect.com
    (dalam bahasa Inggris). Diakses terlepas
    2019-08-31
    .





  9. ^


    Prasetyo, Budhi; Semangun, Haryono; Samber, Loretha Natalia (2013-10-16). “KARAKTERISTIK ANTOSIANIN SEBAGAI Pencelup ALAMI”.
    Prosiding Seminar Biologi
    (dalam bahasa Inggris).
    10
    (3).





  10. ^


    “KARAKTERISTIK ANTOSIANIN SEBAGAI Cat ALAMI”.
    E-JURNAL
    . Diakses tanggal
    2019-08-31
    .






Baca :   Disusun Oleh Tulang Tulang Apakah Gelang Panggul Manusia

Ileng Ileng Di Alam Liar

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Mangsian

Check Also

Jeruk Nipis Untuk Maag

Jeruk Nipis Untuk Maag. Sampai Erak Tiap Hari Tahan Guncangan! Wanita Ini Berbuah Sembuh dari …